Beranda Headline Polisi Sebut Isu Kristenisasi di Lombok HOAX

Polisi Sebut Isu Kristenisasi di Lombok HOAX

NTB | Kabardaerah.com – Sekira pukul 19.00 WIB, Jumat (31/8/2018) Polisi Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) rilis hasil pemeriksaan Dewi Handayani melalui akun Faecobook “Info Polda NTB” dengan judul “FAKTA PEMERIKSAAN DEWI HANDAYANI DAN ISU HOAX KRISTENISASI“.

Berikut isi dari rilis tersebut :

Dewi Handayani dimintai keterangan oleh Subdit Cybercrime Reserse Kriminal Khusus Polda NTB sebagai saksi dalam kasus penyebaran informasi menyesatkan isu hoax kristenisasi di pengungsian Korban Gempa di Lombok Utara yang bergulir di media sosial.
.
Dalam hal ini, Dewi dimintai keterangan bukan terkait konten video yang direkamnya dimana dalam postingan di media sosial dinyatakan sebagai pembaptisan anak di tempat pengungsian, melainkan terkait video yang dibuat oleh kelompok relawan yang menyatakan adanya upaya kristenisasi yang secara verbal dinyatakan dalam kalimatnya di dalam video.
.
Dewi merupakan warga kampung tempat diduganya ada upaya kristenisasi, sehingga sangat wajar jika polisi memeriksanya sebagai saksi. Bukan hanya Dewi, melainkan beberapa warga setempat juga ikut dimintai keterangan terkait video hoax yang menyatakan ada kristenisasi di kampung tersebut.
.
Hasil pemeriksaan, hingga saat ini tidak ada satupun saksi yang menyatakan adanya upaya kristenisasi di kampung tersebut. Namun begitu, sampai saat ini polisi terus melakukan pendalaman terkait hal itu.
.
Untuk video yang menyatakan adanya kristenisasi dan menjadikannya dasar penggalangan dana bagi korban gempa Lombok, polisi menegaskan akan bergerak cepat menindaklanjuti kasus tersebut. Apalagi sudah menyentuh pada konten SARA yang sangat berbahaya yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
.
Sekali lagi ditegaskan, hingga saat ini tidak ada upaya kristenisasi dari kelompok manapun di Lombok. Setelah dilakukan penyelidikan di lapangan, semua keterangan masyarakat hanya berdasarkan informasi dan asumsi tanpa fakta yang jelas.
.
Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum pasti kebenarannya, apalagi terkait isu SARA. Laporkan kepada petugas berwenang jika mendapatkan fakta maupun informasi mengenai hal yang dapat mengganggu Kamtibmas.
.
Kami berharap kita semua dapat mengambil pelajaran dari hal ini.
.
Terimakasih atas kepercayaannya kepada kami, semoga Allah, Tuhan yang Maha Esa melindungi kita semua dari fitnah, marabahaya dan bencana.

© Info Polda NTB